Menjawab Pertanyaan Bedasarkan Tayangan Video pada Modul 2.1.a.4.1.
Pada tayangan video pertama, informasi yang disampaikan berkenaan dengan kurikulum berdiferensiasi. Dijelaskan ada 3 aspek kebutuhan belajar yaitu : (1) Kesiapan Belajar; (2) Minat Belajar; (3) Profil Belajar
Disebutkan juga ada 3 strategi diferensiasi yaitu :
- Diferensiasi konten, yang mana terkait dengan materi ajar yang disampaikan murid, media konkret dan abstrak, dan memastikan murid dapat mengakses materi sesuai gaya belajarnya.
- Diferensiasi proses, yang mana terkait dengan pemahaman murid dalam memaknai materi yang dipelajari
- Diferensiasi produk, terkait dengan tagihan pembelajaran atau hasil karya pekerjaan murid, atau sesuatu yang ada wujudnya, seperti tulisan, karanan, video, foto, dll
Gagasan baru yang saya dapatkan setelah menonton tayangan kedua video tersebut antara lain : (1) Pembelajaran berdiferensiasi; (2) RPP berdiferensiasi; (3) Kurikulum berdiferensiasi; (4) Penerapan pembelajaran berdiferensiasi; (5) Bagaimana lingkungan belajar sangat mempengaruhi penerapan pembelajaran berdiferensiasi
Menurut pendapat saya, yang akan sulit diimplementasikan adalah : (1) Pengimbasan atau aksi nyata; (2) Penyusunan RPP berdiferensiasi; (3) Asesmen/penilaian
Hal ini dikarenakan kurikulum berdiferensiasi masih awam untuk saya dan teman-teman guru lainnya, kami juga membutuhkan waktu untuk memahami pembelajaran ini sepenuhnya, disamping itu kurikulum sekarang menurut saya masih berbasis kompetensi, jadi sepertinya belum sinkron dengan kurikulum berdiferensiasi.
Berdasarkan tayangan video tersebut, ada beberapa hal yang ingin saya gali lebih dalam lagi yaitu :
- Apakah kurikulum berdiferensiasi ini cocok untuk diterapkan di Indonesia?
- Jika jawabannya Ya, maka sudah adakah sekolah yang menerapkan kurikulum ini?
- Contoh kongkret penerapannya seperti apa dan bagaimana mereka melakukan penilaian terhadap pembelajaran berdiferensiasi ini?


0 Comments:
Posting Komentar