Peristiwa (Facts): peristiwa apa saja yang terjadi?
Selama
ini, saya menganggap suatu kelemahan atau kekurangan itu sebagai suatu hambatan
atau masalah. Namun ternyata anggapan itu salah, tergantung dari mana kita
memandang kelemahan itu. Bisa jadi ketika kita memandang suatu kelemahan dari
sudut pandang yang berbeda, maka akan menjadi sebuah kekuatan yang bisa kita
pakai sebagai dasar untuk melakukan suatu perubahan yang ekstrim atau tidak
biasanya. Misalnya di sekolah saya muridnya itu sedikit, hal ini akan menjadi
masalah ketika kita melihatnya dari segi pendapatan dana BOS nya. Tetapi,
ketika kita melihatnya dari segi efektivitas pengelolaan pembelajaran di kelas,
maka murid yang sedikit ini menjadi kekuatan dan keuntungan untuk kita sebagai
guru agar bisa mengelola pembelajaran dengan baik. Hal tersebut di atas sejalan
dengan paradigma Inkuiri Apresiatif (IA). Pendekatan IA percaya bahwa setiap
orang memiliki inti positif yang dapat memberikan kontribusi pada keberhasilan.
Di sekolah, pendekatan IA bisa dimulai dengan mengidentifikasi hal-hal baik
yang telah ada, pertahankan sehingga kelemahan, kekurangan dan ketidak-adaan
menjadi tidak relevan kemudian selaraskan hal positif atau kekuatan tersebut ke
dalam visi sekolah dan visi setiap individu komunitas sekolah. Tahapan
implementasi IA ini kita kenal dengan istilah BAGJA (Buat Pertanyaan, Ambil
Pelajaran, Gali Mimpi, Jabarkan Rencana, Atur Eksekusi).
Perasaan (Feelings): apa yang muncul saat proses pembelajaran
Perasaan
yang muncul pada diri saya saat proses pembelajaran ini adalah yang pertama sedikit
kaget karena ternyata kelemahan bisa kita rubah menjadi kekuatan. Sebelumnya
belum terfikirkan akan hal ini, setelah mengetahui dan mempelajari manajemen
perubahan menggunakan pendekatan IA dengan tahapan BAGJA nya, saya menjadi
termotivasi untuk membuat kelemahan menjadi kekuatan.
Pembelajaran (Findings): apa saja yang didapatkan
- Mengetahui kelemahan bisa kita rubah menjadi sebuah kekuatan
- Kolabaroasi sangat penting untuk melakukan sebuah perubahan
- Mengetahui konsep IA sebagai manajemen perubahan yang kolaboratif dan berbasis kekuatan
- Mengetahui tahapan implementasi IA yang kenal dengan istilah BAGJA (Buat Pertanyaan, Ambil Pelajaran, Gali Mimpi, Jabarkan Rencana, Atur Eksekusi).
- Hal-hal positif yang sudah ada di sekolah harus kita selaraskan dengan visi sekolah dan visi setiap individu sekolah.
Yang perlu saya pelajari adalah bagaimana cara menganalisis kekuatan yang sudah ada, karena untuk menemukan sebuah kekuatan itu kadang susah dan belum disadari bahwa itu adalah kekuatan.
- Strategi yang harus dilakukan adalah mengenali kekuatan diri, kekuatan di kelas dan di sekolah. membangun kolaborasi, menjabarkan rencana perubahan dan melakukan aksi perubahan tersebut. Setelah itu melakukan refleksi dan evaluasi.


0 Comments:
Posting Komentar