REFLEKSI INDIVIDU 4P

Peristiwa (Facts): peristiwa apa saja yang terjadi?

Selama ini, saya menganggap suatu kelemahan atau kekurangan itu sebagai suatu hambatan atau masalah. Namun ternyata anggapan itu salah, tergantung dari mana kita memandang kelemahan itu. Bisa jadi ketika kita memandang suatu kelemahan dari sudut pandang yang berbeda, maka akan menjadi sebuah kekuatan yang bisa kita pakai sebagai dasar untuk melakukan suatu perubahan yang ekstrim atau tidak biasanya. Misalnya di sekolah saya muridnya itu sedikit, hal ini akan menjadi masalah ketika kita melihatnya dari segi pendapatan dana BOS nya. Tetapi, ketika kita melihatnya dari segi efektivitas pengelolaan pembelajaran di kelas, maka murid yang sedikit ini menjadi kekuatan dan keuntungan untuk kita sebagai guru agar bisa mengelola pembelajaran dengan baik. Hal tersebut di atas sejalan dengan paradigma Inkuiri Apresiatif (IA). Pendekatan IA percaya bahwa setiap orang memiliki inti positif yang dapat memberikan kontribusi pada keberhasilan. Di sekolah, pendekatan IA bisa dimulai dengan mengidentifikasi hal-hal baik yang telah ada, pertahankan sehingga kelemahan, kekurangan dan ketidak-adaan menjadi tidak relevan kemudian selaraskan hal positif atau kekuatan tersebut ke dalam visi sekolah dan visi setiap individu komunitas sekolah. Tahapan implementasi IA ini kita kenal dengan istilah BAGJA (Buat Pertanyaan, Ambil Pelajaran, Gali Mimpi, Jabarkan Rencana, Atur Eksekusi).


Perasaan (Feelings): apa yang muncul saat proses pembelajaran

Perasaan yang muncul pada diri saya saat proses pembelajaran ini adalah yang pertama sedikit kaget karena ternyata kelemahan bisa kita rubah menjadi kekuatan. Sebelumnya belum terfikirkan akan hal ini, setelah mengetahui dan mempelajari manajemen perubahan menggunakan pendekatan IA dengan tahapan BAGJA nya, saya menjadi termotivasi untuk membuat kelemahan menjadi kekuatan.


Pembelajaran (Findings): apa saja yang didapatkan

  • Mengetahui kelemahan bisa kita rubah menjadi sebuah kekuatan
  • Kolabaroasi sangat penting untuk melakukan sebuah perubahan
  • Mengetahui konsep IA sebagai manajemen perubahan yang kolaboratif dan berbasis kekuatan
  • Mengetahui tahapan implementasi IA yang kenal dengan istilah BAGJA (Buat Pertanyaan, Ambil Pelajaran, Gali Mimpi, Jabarkan Rencana, Atur Eksekusi).
  • Hal-hal positif yang sudah ada di sekolah harus kita selaraskan dengan visi sekolah dan visi setiap individu sekolah.


Perubahan (Future): Jika saya ingin membuat perubahan dengan konsep inkuiri apresiatif: apa saja yang perlu saya pelajari lebih lanjut? apa saja strategi yang dilakukan untuk melaksanakan perubahan?

  1. Yang perlu saya pelajari adalah bagaimana cara menganalisis kekuatan yang sudah ada, karena untuk menemukan sebuah kekuatan itu kadang susah dan belum disadari bahwa itu adalah kekuatan.

  2. Strategi yang harus dilakukan adalah mengenali kekuatan diri, kekuatan di kelas dan di sekolah. membangun kolaborasi, menjabarkan rencana perubahan dan melakukan aksi perubahan tersebut. Setelah itu melakukan refleksi dan evaluasi.



Share:

0 Comments:

Posting Komentar

{{ date }}
{{ time }}
DIGITAL CLOCK with Vue.js